Selasa, 06 Agustus 2013

Stansa Luka


Tiga puluh menit yang menentukan langkah kita, sebelum delapan kalimat tak sampai menjumlahkan dirinya menjadi stansa. Maka dirimu perlahan menyulam cintaku dengan benang kusut dari serat di hutan borneo. Yah, inilah karya-mu untukku; Luka. Yang kau buat dengan segala upaya.
----------------------------------------------------------------------------------



Ada belati merobek hati
Semakin Menyayat perih
Darah titik satu-satu
Jatuh diatas batu
Dirimu sementara kaku
Menerka akankah murkaku
Yang sementara layu
Membalas jiwamu yang sembilu.

Kampus 1 Unkhair, Ternate, Juni 2011.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar